Friday, November 20, 2015

Antibiotik

 

Untuk pertama kalinya, dunia memeringati Pekan Peduli Antibiotik Sedunia pada 16-22 November 2015. Hal ini untuk meningkatkan kesadaran mengenai bahaya resistensi antibiotik yang kini menjadi masalah di dunia, termasuk Indonesia.
Perlu ditegaskan, antibiotik adalah obat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Ketika sudah resisten, maka bakteri penyebab penyakit tak lagi ampuh dilawan menggunakan antibiotik.

Banyak faktor yang menyebabkan resistensi antibiotik seperti dijelaskan Penanggungjawab Resistensi Antimikroba WHO Indonesia, Dewi Indriani dalam acara Media Briefing Peringatan Pekan Peduli Antibiotik Sedunia beberapa waktu lalu.

Pemakaian antibiotik yang berlebihan
Dewi mengungkapkan, sebanyak 50 persen antibiotik yang diresepkan tidak tepat. Artinya, dokter memberikan resep antibiotik kepada pasien yang sebenarnya tidak membutuhkan antibiotik. Misalnya, memberikan antibiotik pada anak-anak yang sakit flu dan batuk. Padahal, kedua penyakit tersebut umumnya disebabkan oleh virus sehingga tak perlu antibiotik.
Selain itu, sejumlah kebiasaan masyarakat di Indonesia meyimpan antibiotik di rumah. Akibatnya, antibiotik digunakan sesuka hati saat sakit tanpa resep dokter. Antibiotik juga dijual bebas di apotek atau toko obat.
Kebiasaan menggunakan antibiotik secara berlebihan ini lama-kelamaan membuat bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik.

Tidak mematuhi aturan pakai antbiotik
Ketika diresepkan antibiotik oleh dokter, pasien harus mematuhi aturan pakainya. Jika diminta menghabiskan antibiotik selama lima hari, maka minumlah selama lima hari. Kebanyakan pasien berhenti minum antibiotik ketika sudah merasa sakitnya membaik.

Padahal, saat berhenti minum obat antibiotik, bisa saja masih ada sisa bakteri penyebab penyakit. Bakteri kemudian kembali berkembang biak dan berubah menjadi resisten terhadap antibiotik.
“Sebanyak 50 persen pasien tidak mematuhi aturan pemakaian antibiotik,” kata Dewi.
Jika antibiotik tidak dihabiskan, pasien juga tidak bisa kembali menggunaan antibiotik sisa maupun antibiotik yang diresepkan untuk orang lain.

Antibiotik digunakan untuk ternak
Masalah lainnya, yaitu ketika antibiotik juga digunakan untuk hewan ternak. Dewi mengatakan, penyuntikan antibiotik pada hewan ternak dilakukan dengan alasan untuk mempercepat pertumbuhan ternak dan mencegah hewan tersebut sakit.
Dewi mengatakan, sebanyak 50 persen antibiotik digunakan oleh beberapa negara untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Seharusnya, pemakaian antibiotik hanya untuk mengobati penyakit infeksi bakteri pada hewan di bawah pengawasan dokter hewan.
Pemakaian antibiotik yang berlebihan pada hewan maupun sektor pertanian ini juga bisa menyebabkan terjadinya resistensi antibiotik. Jika manusia tertular bakteri yang telah resisten, maka infeksi akibat bakteri tersebut tidak bisa dilawan dengan antibiotik.
Dalam Pekan Peduli Antibiotik Sedunia ini, masyarakat diajak untuk bijak menggunakan antibiotik. Selain itu, cegahlah infeksi dengan rajin mencuci tangan pakai sabun. Imbauan ini juga ditujukan untuk petugas kesehatan untuk mencegah penyebaran infeksi bakteri di rumah sakit.
“Gunakan antibiotik dengan bijak agar tetap ampuh melawan bakteri penyebab penyakit dan manfaatnya dapat terus kita rasakan hingga generasi mendatang,” imbuh Dewi.
Dokter Spesialis Anak Nurul I Hariadi yang juga dari Yayasan Orantua Peduli menambahkan, hanya butuh waktu dua tahun terjadi resistensi antibiotik setelah antibiotik pertama digunakan, sedangkan untuk mengembangkan antibiotik yang baru, butuh waktu 10-15 tahun.
Jika tidak ditangani mulai sekarang, resistensi antibiotik akan semakin meluas. Akibatnya, infeksi bakteri akan sulit disembuhkan sehingga pengobatan membutuhkan waktu yang sangat lama dan meningkatkan angka kematian.

terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat.

awali kebersihan dari peralatan dapur

 
Para peneliti dari College of Agriculture and Environmental Sciences di University of Georgia menemukan, bahwa pisau dapur dapat menjadi sarang kuman dan sumber pertukaran kuman antar bahan makanan.


Untuk bahan makanan yang sifatnya dimasak, kuman bisa saja mati selama proses pemanasan. Namun, bila Anda memutuskan untuk memotong bahan yang akan dimakan segar seperti salad atau buah-buahan, peneliti sangat merekomendasikan Anda untuk mencuci peralatan, seperti pisau, pengupas, dan parut, sebanyak dua kali, yaitu sebelum digunakan serta setelah digunakan.

Bahkan, studi yang diterbitkan dalam jurnal Food Microbiolog tersebut menyarakan Anda untuk memiliki peralatan dapur tepisah, antara bahan makanan mentah seperti ikan atau daging dengan bahan makanan yang siap makan.

Bukan tanpa alasan, pisau tak hanya bisa menjadi media pertukaran kuman, pada tahun 2014, tim peneliti dari Swiss telah menguji peralatan masak umum seperti pisau serta talenan. Hasilnya, sekitar 3,5 persen dari talenan terbukti membawa E. Coli, dan 6,5 persen terkontaminasi dengan bakteri yang resistan terhadap obat.

Tidak seperti kebanyakan bakteri penyebab penyakit lain, E. coli dapat menyebabkan infeksi walau Anda hanya mengonsumsi sedikit.


Daging sapi, susu yang tidak dipasteurisasi, dan produk segar membuat Anda berisiko menelan bakteri yang menyebabkan diare, kram perut yang parah, muntah, dan demam. Sayuran tertentu, seperti bayam dan selada sangat rentan terhadap kontaminasi.

Salmonella merupakan bakteri umum lain yang dapat ditransfer melalui peralatan dapur. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, lebih dari satu juta orang Amerika jatuh sakit akibat infeksi Salmonella setiap tahun, 380 di antaranya berakibat fatal.


Bakteri yang resisten terhadap obat bisanya menyebabkan diare, demam, dan kram perut dalam waktu 12 sampai 72 jam dan berlangsung hingga seminggu.

"Mengetahui bahwa peralatan dapur dapat menyebabkan kontaminasi silang adalah hal penting," kata penulis utama studi tersebut Marilyn Erickson, profesor di departemen ilmu dan teknologi pangan University of Georgia. "Dengan pengetahuan ini, konsumen diharapkan akan selalu memastikan bahwa peralatan dapur yang akan digunakan bersih."

Contoh kecilnya, jika terdapat satu tomat kotor di antara bahan makanan lain, tomat tersebut dapat mengontaminasi dan merusak seluruh bahan makanan. "Tomat memiliki kemampuan kontaminasi lebih tinggi ketimbang saat kita memotong stroberi," kata Erikson.


"Kami tidak memiliki jawaban yang spesifik mengapa ada perbedaan tingkat kontaminasi antar bahan makanan. Namun patogen sekecil apapun yang tersisa pada bahan makanan akan sulit dihilangkan bila tak dicuci dengan baik sebelum dipotong,"tambahnya.

U.S. Department of Health & Human Services mengingatkan Anda kalau bakteri jahat bisa sangat mungkin bersarang di dapur, termasuk tangan Anda.

Mencuci tangan setidaknya selama 20 detik dengan air hangat atau dingin menggunakan sabun dapat menghentikan penyebaran. Gosok punggung tangan Anda, antara jari, dan di bawah kuku, diikuti oleh pembilasan dan pengeringan menggunakan handuk bersih.

Ketika Anda akan mengupas buah-buahan dan sayuran, sangat penting untuk mencuci bahan makanan tersebut terlebih dahulu. Pastikan juga untuk menggosok buah-buahan besar dan bertekstur seperti melon atau mentimun dengan sikat bersih. Keringkan dengan handuk bersih saat Anda ingin memotongnya.

terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat

Cangkok Wajah

 
Mantan relawan pemadam kebakaran yang mengalami luka bakar hebat di tahun 2001 mendapatkan cangkok wajah. Transplantasi tersebut tergolong yang paling besar karena sampai menutupi bagian tengkorak dan lehernya.

Operasi pencangkokan dilakukan pada bulan Agustus 2015 di NYU Langone Medical Center. Pasien bernama Patrick Hardison (41) tersebut sampai saat ini masih menjalani terapi fisik di rumah sakit sebelum diperbolehkan pulang ke Senatobia, Mississippi, AS, pada perayaan Thanksgiving akhir tahun ini.

Selain merekonstruksi wajahnya, operasi tersebut juga bertujuan untuk memulihkan penglihatannya. Dalam sebuah wawancara minggu lalu, Hardison mengatakan bahwa tujuan utamanya adalah bisa menyetir mobil lagi.

Lebih dari dua lusin transplantasi wajah telah dilakukan di seluruh dunia sejak pertama kali tahun 2005 di Perancis.

Dr.Eduardo Rodriguez yang memimpin operasi terhadap Hardison ini mengatakan, transplantasi yang dilakukan pada Hardison sampai saat ini tergolong yang paling banyak dan sukses, dalam hal jumlah jaringan yang dicangkokkan.

Transplantasi dilakukan mulai dari pucuk kepala, melalui tengkorak dan sampai lehernya. Transplantasi juga meliputi kedua telinga.

Pencarian donor pun tidak mudah. "Kami mencari yang ukuran kerangkanya sesuai. Kami juga mencari ukuran spesifik antara mata dan hidungnya, juga bibir, sehingga kami berusaha menemukan cangkok wajah yang spesifik," kata Rodriguez.

Donor yang dipakai adalah David Rodebaugh (26) yang meninggal pada bulan Juli setelah kecelakaan sepeda. Ketika kecelakaan ia tidak memakai helm dan kepalanya terbentur.

Ibu Rodebaugh setuju mendonasikan organ putranya setelah ia dihubungi oleh LiveOnNY, organisasi nonprofit yang mencarikan donor organ.

Seluruh operasi yang dilakukan 26 kali itu memakan biaya sampai 1 juta dollar AS dan dibayar oleh NYC Langone Medical Center.

Hardison, sejak awal diberitahu keberhasilan operasinya hanya 50 persen. Saat ini ia masih merasakan nyeri dan bisa mengalami komplikasi dari operasi tersebut. Namun, ia mengaku menikmati semua tahapan operasinya.

"Sekarang saya bisa ke toko membeli baju, tak ada lagi orang yang menatap. Saya juga tak lagi membuat anak-anak takut. Semua ini membuat saya emosional," katanya.

terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat

Pil

 Hasil gambar untuk gambar pil

Pil yang harus diminum sekali sehari untuk mencegah infeksi human immunodeficiency virus (HIV), terbukti efektif dalam uji klinik. Para ahli yakin pil tersebut juga efektif setelah dipasarkan untuk umum.

Dalam penelitian, para partisipan mengonsumsi pil yang disebut preexposure prophylaxis (PrEP) hanya dua yang mendapatkan infeksi baru HIV, walau angka infeksi penyakit menular seksual lainnya tetap tinggi. Selain itu mereka juga berhubungan seksual tanpa kondom.

"Ada beberapa uji klinik yang meneliti PrEP dan menunjukkan pil ini aman dan efektif dalam penelitian. Tetapi belum diketahui apakah jika dipakai di luar penelitian hasilnya sama," kata Dr.Albert Liu dari Departemen Kesehatan San Francisco.

Sementara itu Gilead's Truvada, kombinasi dua obat yang memiliki nama generik tenofovir dan emtricitabnie, disetujui oleh Food and Drug Adminitration sudah disetujui untuk mencegah infeksi HIV pada 2012.

Penelitian terhadap Truvada juga menunjukkan tingkat efektivitas sampai 90 persen mencegah HIV pada pria gay dan biseksual, serta wanita transgender yang rutin minum pil itu.

Pil-pil yang terus diteliti tersebut memang tidak untuk setiap orang, tetapi sangat penting bagi semua orang untuk mengetahuinya.

Bukan tidak mungkin, suatu saat dengan minum pil ini secara rutin setiap hari, HIV yang jadi infeksi menakutkan itu bisa dicegah

Terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat

ASIP

 

Kini, semakin banyak ibu yang menyadari pentingnya ASI bagi anak. Sehingga, meskipun cuti tiga bulan telah selesai dan harus kembali bekerja, ibu menyusui biasanya sudah menyiapkan stok ASI perahan (ASIP) untuk diberikan kepada bayinya selama ibu bekerja.
Meski begitu, ada beberapa hal yang biasanya menjadi kekhawatiran ibu bekerja, salah satunya adalah media untuk memberikan ASIP. Pasalnya, jika ASIP diberikan pada bayi dengan botol, dikhawatirkan bayi akan bingung puting. Sehingga, nantinya enggan menyusu langsung dari payudara ibu.
Untuk menghindari ini terjadi, umumnya cup feeder atau pipet menjadi pilihan untuk memberikan ASIP pada bayi. Sayangnya, tak semua pengasuh yang mengurus bayi Anda sukses memberikan ASIP dengan kedua media tersebut.
Dibutuhkan kesabaran ekstra, baik dari pengasuh maupun dari bayi. Ketika bayi dalam kondisi lapar, tentu menyeruput ASIP sedikit demi sedikit dari cup feeder bukanlah hal yang menyenangkan.  
Menurut Dr. Luh Karunia Wahyuni, Sp.KFR-K, dokter spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSCM, kalau dilihat dari aspek biomekanik, tidak mungkin bayi baru lahir bisa menghisap dengan cup feeder.
“Secara fisiologis bayi baru lahir tentu sulit  minum dari cup feeder. Kalau kita kasih ASIP pakai cup feeder, bayi enggak mampu melakukan lip sealed, lehernya pun harus ditahan saat minum. Selain itu juga tidak ada mekanisme menyentuh langit-langit, karena lidah kan ditekan turun oleh cup, sehingga ASIP dipaksa megalir sendiri. Padahal ini sangat berbahaya, karena bisa membuat bayi tersedak,” jelas dr. Luh dalam acara Pigeon beberapa waktu lalu di Jakarta.
Dr. Luh menambahkan, pada enam bulan pertama kehidupan bayi, gerakan yang paling dominan adalah sucking. Sehingga, pada awal kehidupannya memang sebaiknya tidak memberikan ASIP dengan cup feeder.
“Sebaiknya, diikuti sesuai perkembangan bayi. Di usia enam bulan, bayi sudah mulai MPASI, ini berarti kemampuan oromotornya sudah berkembang, ia bisa menangkap makanan dari sendok. Nanti akan berkembang lagi kemampuannya menstabilkan gerak rahang, sehingga bisa mulai minum dari gelas atau memakai sedotan. Kalau sudah bisa minum dengan gelas, ya jangan dibiasakan lagi minum dari botol,” kata dr. Luh.

terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat

Pneumonia atau radang paru akut

 
Pneumonia atau radang paru akut sering dijumpai di masyarakat Indonesia. Bahkan, bersama dengan diare, pneumonia masuk dalam daftar penyebab utama kematian pada balita.

Dunia memperingati pneumonia setiap tangal 12 November. Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Setiap Napas Berharga. Stop Pneumonia Sekarang."

Sebenarnya pneumonia adalah gangguan kesehatan yang bisa diatasi, tetapi tetap saja di dunia setiap 20 detik satu orang anak meninggal karena infeksi ini.

Menurut penjelasan dokter spesialis anak Rifan Fauzi, pneumonia bisa disebabkan oleh bakteri atau virus. "Kalau virus umumnya bisa sembuh sendiri," katanya.

Bakteri yang paling sering menimbulkan pneumonia adalah Streptococcus pneumoniae atau influenza tipe B. "Ada beberapa jenis kuman atau virus yang jadi penyebab, tapi gejalanya sama," kata dokter dari RSAB Harapan Kita Jakarta ini.

Penularan kuman penyebab pneumonia terjadi melalui batuk, bersin, dan udara yang mengandung bakteri. Anak yang terinfeksi bisa menunjukkan gejala demam, batuk, pilek, lemah, muntah, diare, serta bernapas pendek dan cepat.

"Menurut guideline WHO, kalau menemukan balita mengalami gejala-gejala tersebut, apalagi ada sesak napas dan frekuensi napasnya lebih dari usianya, dokter bisa menegakkan diagnosis seabgai pneumonia. Itu berarti dokter juga boleh memberikan antibiotik," ujar Rifan.

Pemberian antibiotik, urai Rifan, merupakan tindakan untuk menyelamatkan nyawa anak. Sebab, jika terlambat, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi, bahkan menyebabkan kematian.

Meski demikian, efektif tidaknya antibiotik juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya, seperti status gizi anak serta ada tidaknya kelainan bawaan yang dimiliki anak.

"Kalau status gizi anak baik, output pengobatan juga akan baik. Yang rumit itu kalau anak punya kelainan bawaan, misalnya jantung bawaan atau habis operasi. Anak berkebutuhan khusus juga biasanya memiliki mekanisme pertahanan napas terhadap bakteri yang kurang baik," katanya.

Banyaknya jumlah anak yang meninggal dunia karena penyakit ini menurut Rifan bisa disebabkan karena terlambatnya penanganan dan juga pengenalan terhadap tanda bahaya.

"Karena itu para tenaga medis di ujung tombak pelayanan seperti di Puskesmas, terus dibekali ilmu untuk mengenali gejala penyakit ini. Mereka juga diberi timer untuk menghitung napas bayi. Kalau ternyata pneumonia dan tidak bisa dirujuk, boleh diberikan antibiotik," paparnya.

Pencegahan penyakit radang paru bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Biasakan anak menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk dan mencuci tangan sebelum makan.

Penyakit ini juga mudah menyerang jika daya tahan tubuh rendah. Oleh karena itu orangtua wajib memperhatikan asupan nutrisi anak. Imunisasi merupakan langkah pencegahan lainnya yang efektif.

terimakasih. semoga bermanfaat

Permen Karet


 
Masih merasa ngeri ketika tak sengaja menelan permen karet? Mitos yang mungkin sering Anda dengar bahwa permen karet yang tertelan akan tetap berada di usus selama bertahun-tahun itu ternyata tidak benar!

Tubuh kita sebenarnya bisa mencerna beberapa bahan yang terdapat pada permen karet. “Sisanya akan dikeluarkan melalui sistem pencernaan anda,” kata Gerry Mullin, seorang profesor kedokteran di Johns Hopkins Hospital.

“Apa yang tak dapat dicerna oleh tubuh kita yaitu bahan dasar permen karet,” ujar Nancy McGreal, ahli gastroenterologi di Duke Medicine. Bahan tersebut tak bisa larut, sehingga tubuh kita tidak bisa mencernanya.

Tapi tak seperti permen karet yang menempel di trotoar atau sepatu, kita tak perlu stres memikirkan permen karet yang menempel di dalam perut atau saluran usus. Memang butuh waktu sedikit lebih lama bagi permen karet untuk melewati sistem percernaan bersama sisa-sisa makanan lainnya, namun permen karet pasti akan diekskresikan dengan lancar.

McGreal mengatakan, sepanjang karirnya, ia belum pernah melihat benda-benda lengket nongkrong di usus seseorang.

Ada kondisi dimana permen karet yang tertelan dapat menyebabkan masalah. Hal itu terjadi ketika sahabat mengidap penyakit Crohn atau divertikulitis yang menyebabkan penyempitan pada usus.  Dalam kasus ini, bahkan makanan yang dapat dicerna pun bisa sangat beresiko ketika mereka melewati area yang sangat sempit.

Dalam kasus langka, permen karet dapat menyumbat usus dan menyebabkan kram perut, sembelit dan masalah perut lainnya.

Menurut Mullin, mengunyah permen karet bermanfaat bagi kesehatan. Karena mengunyah mengaktifkan kelenjar air liur sehingga dapat membantu menetralkan asam.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kebiasaan mengunyah permen karet dapat membantu kita lebih konsentrasi. Mengunyah permen karet bebas gula selama 10 menit sehari juga dapat menghilangkan sekitar 100 juta bakteri dari mulut kita.

terimakasih telah mengunjungi blog saya. semoga bermanfaat.

Trauma patah tulang

 
Trauma atau kecelakaan menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah lambatnya penanganan pada korban.

Patah tulang merupakan cedera trauma yang paling sering terjadi. Jika Anda berada dekat dengan korban yang mengalami patah tulang, bersikaplah tenang dan berikan pertolongan pertama.

"Hal pertama, jangan panik. Jika kita panik, kita jadi tidak berpikir," kata dr.Wahyuni Dian Purwati, SpEM, Head of Emergency Departement Siloam Hospital Kebun Jeruk Jakarta.

Selanjutnya, segeralah hubungi tim medis. Sambil menunggu tim medis datang, perhatikan apakah korban memang mengalami patah tulang.

Tanda dan gejala patah tulang diantaranya adalah bengkak atau lebam di atas tulang, perubahan bentuk dari anggota tubuh yang cedera, rasa nyeri setempat yang semakin hebat bila lokasi itu digerakkan, atau tulang patah yang menonjol keluar dari kulit.

Langkah berikutnya adalah mestabilkan korban dengan memasang splak dari kayu dengan membungkusnya dengan kain kasa atau kain lain pada bagian yang cedera. Tujuannya agar tulang yang patah tidak bergerak.

“Kita boleh memasang spalk yang melewati dua sendi. Hal ini agar tulang yang patah tak bergerak dan untuk menghidari patah tulang yang lebih parah,” kata Wahyuni.

Untuk tulang yang menonjol keluar, jangan coba membetulkan tulang yang patah itu dan biarkan apa adanya.

"Jangan pernah memasukkannya, biarkan saja seperti itu. Jika ada sapu tangan, tempel di atas luka lalu pasang spalk,” ujarnya.

Setelah semua sudah selesai dilakukan, bawa korban tersebut ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

Untuk cedera leher dan tulang punggung, memerlukan tindakan penanganan khusus. Jika tidak tersedia bantuan medis, sementara orang yang cedera harus diangkat, carilah beberapa orang untuk membantu. Pindahkan secara perlahan.


terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat

Tetes Mata

 
Tetes mata adalah pengobatan yang dipakai untuk mereka yang menderita infeksi mata, orang yang baru menjalani operasi mata, menderita glaukoma, atau mengalami masalah mata kering.

Memang ada berbagai gangguan pada mata yang bisa diatasi dengan obat tetes mata. Obat mata biasanya dijual secara bebas di toko obat atau apotik. Padahal, jika digunakan tidak tepat efeknya bisa berbahaya.

Ada beberapa aturan yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakan tetes mata.

- Jangan meneteskan terlalu banyak
Ketika menggunakan tetes mata, disarankan untuk meneteskan satu per satu. Teteskan dikit demi sedikit ke dalam mata agar bekerja dengan sempurna.

- Tidak sekaligus
Jika diberikan resep untuk menggunakan obat tetes mata yang berbeda, tunggu sampai 6 jam sebelum menggunakan tetes mata yang lain. Jika sekaligus, akan berdampak buruk pada mata.

- Sesuaikan dosis
Perhatikan jumlah dosis pemakaian sebelum menggunakan tetes mata. Terlalu jarang atau terlalu sering akan mempengaruhi pengobatan. Disarankan untuk mempunyai  grafik untuk menandai setiap kali memakai tetes mata.

- Perhatikan tanggal kadaluarsa
Penting untuk memeriksa tanggal kadaluarsa sebelum membeli tetes mata. Selain itu, simpan tetes mata ditempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung.

- Rutin periksa mata
Jika Anda mempunyai masalah pada mata, periksalah ke dokter secara teratur. Hal ini dilakukan untuk melancarkan pengobatan.

- Jangan tangani sendiri
Jika menyadari ada yang salah dengan mata Anda, jangan menangani sendiri. Segeralah ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


- Teteskan dengan tepat
Teteskan obat di mata bagian tengah dan tidak di samping atau di ujung mata. Hindari mengedipkan mata terlalu cepat setelah pemakaian agar air tetes mata tidak keluar

terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat

Aborsi

 
Sebuah studi menemukan lebih dari 100 ribu wanita mencoba mengakhiri kehamilan tanpa bantuan medis di Texas sejak disahkannya UU Antiaborsi pada 2013.

Texas Policy Evaluation Project Study yang dilakukan oleh University of Texas menganalisis survei negara bagian terhadap wanita usia 18-49. Riset itu menemukan 100 ribu sampai 210 ribu wanita Texas mencoba mengakhiri kehamilan dengan jamu, alkohol, obat ilegal, pil hormon atau meninju perut.

Riset juga mengungkapkan aborsi rumahan dilakukan wanita miskin yang tidak memiliki akses layanan kesehatan reproduksi serta wanita Latin di dekat perbatasan AS dan Meksiko.

"Menurut studi tersebut ancaman lazim di antara wanita tersebut adalah kemiskinan. Ditambah masalah lain, mereka jadi tidak punya pilihan lain, " kata peneliti Daniel Grossman.

Tidak ada satu alasan saja yang mendorong wanita melakukan aborsi. Empat alasan utama untuk aborsi sendiri meliputi hambatan keuangan untuk pergi ke klinik lokal, rekomendasi teman dekat atau keluarga untuk aborsi di rumah atau usaha menghindari stigma. Mereka juga malu pergi ke klinik aborsi jika sebelumnya pernah melakukan.

UU Aborsi Texas telah menyebabkan penutupan lebih dari separuh klinik di negara bagian tersebut dan akan menyebabkan penutupan lebih banyak jika diterapkan secara penuh. Pekan lalu Mahkamah Agung AS setuju mengadakan hearing melawan UU tersebut.

Belum Saatnya

 
Banyak orangtua ingin anaknya cepat pandai membaca, menulis, dan berhitung atau dikenal dengan singkatan calistung. Akhirnya, mereka pun diajarkan calistung sedini mungkin, melalui kelompok PAUD (pendidikan anak usia dini) dan Taman Kanak-kanak (TK).
Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Ahmad Suryawan menegaskan, anak-anak yang mengikuti PAUD dan TK seharusnya tidak diajarkan calistung.
“Calistung boleh dikenalkan, tapi tidak perlu,” kata dokter anak yang akrab disapa Wawan dalam acara peluncuran Morinaga Platinum Moricare+ Prodiges di Jakarta, Kamis (19/11/2015).
Wawan mengatakan, anak diajarkan calistung sebaiknya saat duduk di Sekolah Dasar (SD). Memang ada anak yang mulai bisa calistung pada usia dini. Tapi, jika anak belum bisa calistung sebelum memasuki SD pun orangtua tidak perlu khawatir.
Namun, menurut Wawan, orangtua tak sepenuhnya salah jika menginginkan anaknya cepat diajarkan calistung. Sebab, sejumlah SD masih menerapkan tes calistung kepada anak untuk bisa masuk di sekolah tersebut.
“Harus ada ketegasan, tidak boleh ada ujian atau syarat calistung untuk masuk SD. Itu sudah dilarang,” kata Wawan.
Akibatnya, mau tidak mau anak dipaksa belajar calistung pada usia yang tidak seharusnya. Hal ini tidak baik untuk perkembangan otak anak.

“Anak bisa melakukan kegiatan itu, tapi tidak mempunyai pengertian runutan-runutan. Contohnya sembilan tambah lima sama dengan 14 dia tahu. Tapi, ketika dikasih soal lain dia enggak bisa,” jelas Wawan.
Psikolog Rose Mini A Prianto mengatakan, mengenalkan calistung seharusnya sesuai usia anak. “Misalnya, tanya ke anak, orang yang duduk di situ lebih banyak atau sedikit, itu calistung. Benda ini lebih besar atau kecil, itu calistung. Jadi bukan dipaksa diajarkan dua tambah dua sama dengan,” jelas psikolog yang akrab disapa Romi.

Jajanan

 
Banyak anak tetap jajan sembarangan meski telah dibawakan bekal oleh orangtua atau ada jajanan di kantin sekolah. Padahal, jajanan di luar sekolah  belum terjamin keamanan dan kebersihannya.
Oleh karenanya, orangtua dan guru sebaiknya memberikan informasi kepada anak cara memilih jajanan yang sehat.

Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Universitas Indonesia Ahmad Syafiq mengungkapkan bagaimana mengenali jajajan anak yang sehat dan tidak sehat.
“Jajanan sehat itu tidak tercemar, tidak rusak secara fisik, dan aman dari bahaya kimia,” kata Syafiq di sela-sela acara Gerakan Nusantara Frisian Flag Indonesia (FFI) di SD Bubutan IV, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/11/2015).
Dalam buku edukasi gizi Gerakan Nusantara dijelaskan, ciri-ciri jajanan tidak sehat antara lain warna makanan terlalu mencolok, rasanya sangat tajam, misalnya sangat gurih dan ada rasa pahit.

Dari sisi kebersihan, makanan disimpan di tempat terbuka, berdebu, dan banyak lalat. Makanan juga hanya dibungkus dengan kertas bekas atau koran bekas. Sementara bentuknya bisa sangat kenyal, keras, gosong, dan berbau kurang enak.
Adapun kriteria makanan sehat, yaitu aman dari bahaya fisik, seperti bebas dari debu, pasir, rambut, dan kuku. Kriteria kedua yaitu, aman dari bahan kimia. Misalnya, tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna, maupun penyedap rasa yang berlebihan atau tidak sesuai dosis yang dianjurkan. Kemudian, makanan juga disimpan ditempat yang bersih, tidak berbau, dan kemasannya tidak rusak.
Akibat dari konsumsi jajanan yang tidak sehat, anak-anak bisa mengalami gangguan kesehatan seperti pusing, mual, muntah, diare, susah buang air besar, hingga berdampak pada gangguan konsentrasi di sekolah.
Untuk itu, dalam program Gerakan Nusantara pun membuat Kantin Sehat di sekolah dan bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Lebih dari itu, anak-anak di sekolah dasar juga diberi edukasi mengenai gizi seimbang. “Bekal pengetahuan gizi penting supaya anak bisa memilih makanan sehat,” jelas Syafiq.

Terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat

HIV

 
Dalam acara “Today Show” Selasa pagi yang membahas tentang positif HIV, Charlie Sheen mengatakan “tidak mungkin” dia menularkan virus HIV yang diidapnya ke setiap pasangan seksnya.

Sheen memiliki viral load yang tidak terdeteksi, yang artinya dia menjalani perawatan dan virus HIV tersebut tidak bisa ditemukan dalam darahnya.

Dia mengatakan, telah menceritakan tentang diagnosisnya kepada pasangan seksualnya sebelum melakukan seks, dan dia telah berhubungan seks tanpa kondom dengan dua orang sejak didiagnosa.

Apakah benar HIV tidak bisa ditularkan ketika virus tidak terdeteksi?

Robert Huizenga, MD, profesor kedokteran klinis di University of California, Los Angeles, yang menangani Sheen hadir bersama sang aktor untuk menjelaskan bahwa Sheen telah melakukan pengobatan dengan obat anti-virus (ARV) sesuai dengan diagnosisnya.

Huizenga mengatakan penularan virus HIV sangat jarang pada orang-orang yang memiliki viral load yang tak terdeteksi dan menggunakan kondom dengan baik.

“Kami tidak bisa berkata bahwa itu nol, tetapi jumlahnya sangat sangat rendah,” katanya.

Seberapa rendah? Sebuah penelitian terbaru dilakukan selama 6 tahun, mengikuti lebih dari 1100 pasangan  di mana satu dari pasangan tersebut positif HIV.

Penelitian ini menemukan, pengobatan antivirus (ARV) dini bisa mengurangi resiko penularan sebesar 93 persen.

Studi lain, yang saat ini memasuki tahun kedua, sejauh ini menemukan nol kasus penularan pada pasangan seks. Bahkan beberapa dari pasangan tersebut tidak menggunakan kondom.

Tetapi “viral load yang tak terdeteksi” hanya mengacu pada tingkat virus dalam darah seseorang saja.

Virus tersebut mungkin masih bisa ditemukan dalam cairan genital seperti semen, cairan pra-ejakulasi, dan cairan vagina. Itu sebabnya para ahli merekomendasikan bahwa orang dengan HIV harus menggunakan kondom ketika melakukan berbagai macam seks, vagina, anal, atau oral. (Ya, seks oral juga termasuk)

Bagaimanapun, sebagian pasangan pengidap HIV memang tidak menggunakan kondom, sebagian karena adanya pil pencegah yang disebut Truvada, yang lebih dikenal dengan pre-exposure prophylaxis (PrEP).

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal JAMA Internal Medicine, para peneliti di klinik infeksi menular seksual menyediakan PrEP kepada 437 laki-laki dan wanita transgender yang berhubungan seks dengan laki-laki dari populasi beresiko tinggi terinfeksi HIV.

Setelah satu tahun, hanya dua dari mereka yang tertular HIV dan mereka berdua merupakan orang-orang yang dosis obat dalam darah mereka rendah. Hal itu menunjukkan bahwa mereka hanya mengonsumsi setengah dari dosis yang dianjurkan.

Kemungkinan lain mereka kurang peduli tentang hubungan seks tanpa kondom dengan pasangan yang positif HIV.

Saat ini Human Immunodeficiency Virus (HIV) memang tidak lagi ditakuti seperti di era 80-an atau 90-an.

Bahkan, dokter Sheen mengatakan dia lebih khawatir tentang perlakuan yang akan didapat pasiennya daripada virus itu sendiri.

“Kekhawatiran terbesar saya dengan Charlie sebagai pasien adalah perlakuan yang akan dia dapat dan depresi dari penyakit ini, lebih dari apa yang HIV bisa sebabkan dalam hal memperpendek hidupnya karena ini tidak akan terjadi,”  katanya.

Namun, tidak ada vaksin atau obat untuk HIV atau AIDS, tahap akhir dari infeksi ini. Jadi, lebih berhati-hatilah.

Sinar Matahari

 
Sinar matahari sangat dibutuhkan anak-anak, khususnya pada pagi hari. Paparan sinar matahari secukupnya bisa membantu tubuh memproduksi vitamin D yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak.
“Vitamin D ini akan membantu penyerapan kalsium dan fosfor sehingga bisa meningkatkan tinggi badan anak,” ujar Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Universitas Indonesia Ahmad Syafiq di sela-sela acara Gerakan Nusantara Frisian Flag Indonesia (FFI) di SD Bubutan IV, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/11/2015).
Vitamin D sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Dengan terpapar sinar matahari selama 10 menit per hari saja sudah dapat memenuhi kebutuhan vitamin D dalam sehari.

Untuk itu, anak-anak disarankan rajin melakukan aktivitas fisik di luar ruangan pada pagi hari sekitar pukul 06.00-10.00.
Brand Manager FFI Refa Hayudi Griyanda menambahkan, berdasarkan data South East Asian Nutrition Survey (Seanuts) anak usia 2-4 tahun yang mengalami kekurangan vitamin D mencapai 42,8 persen di pedesaan dan 34,9 persen di perkotaan.
“Jadi di Gerakan Nusantara 2015 ini tak hanya memberikan pendidikan gizi, tapi mengajak anak lebih aktif melakukan aktivitas di luar ruangan, ada senam, main basket,” kata Refa.
Aktivitas fisik disarankan dilakukan selama niminal 30 menit setiap hari atau sedikitnya tiga kali dalam seminggu. Aktivitas fisik bisa meningkatkan rasa percaya diri anak, mengurangi stres, membangun rasa sportifitas, hingga membangun kesetiakawanan sosial pada anak.
Dengan rutin melakukan aktivitas fisik, anak-anak juga tak mudah sakit, tulang dan otot menjadi kuat, lebih sehat dan buga, dan tentu mencegah obesitas.

Stress Memang Bikin Rambut Cepat Berubah

 

Menjadi orang nomer satu dari sebuah negeri adidaya seperti Obama pasti tidak mudah dan penuh stres. Rambut Presiden AS ini dibandingkan ketika dilantik tampak dipenuhi uban. Orang-orang di usia 40 dan 50-an pun sejatinya juga mengalami ini.
"Dari cara manusia dirancang, rambut kita didisain untuk berwarna selama 45 atau 50 tahun," kata Dr. Tyler Cymet, kepala edukasi klinis American Association of Colleges of Osteopahic Medicine.
Sementara masih ada debat mengenai mekanisme penyebab rambut kehilangan pigmennya, sebagian besar ahli setuju rambut beruban ada hubungannya dengan sel pemroduksi warna di kulit kepala yang disebut melanosit yang mulai tidak berfungsi. Demikian menurut Dr. Adam Friedman, associate professor dermatologi dari George Washington University.
Rata-rata pada orang kulit putih, tidak berfungsinya melanosit di kulit kepala itu dimulai sekitar usia 35 ditambah atau dikurang 10 tahun bergantung gen dalam tubuh. Proses itu dimulai agak lambat pada orang Afrika Amerika.
Rambut kita tumbuh, menghiasi rambut dan rontok sesuai siklus yang berakhir dari beberapa tahun hingga sepuluh tahun. Sekali muncul rambut beruban, lebih banyak lagi uban muncul dalam siklus pertumbuhan rambut baru.

"Secara khas, jika rambut separuh beruban, rambut Anda akan hampir semuanya beruban di akhir siklus berikutnya," kata Cymet.
Dan benar, stres berperan dalam pembentukan uban. "Ada bukti stres dapat memperpendek durasi siklus rambut yang akan mempercepat penyebaran rambut beruban," kata Cymet. Stres juga menciptakan peradangan sistemik yang dapat mematikan sel-sel pemroduksi pigmen.
"Anda melihat orang-orang muda dengan penyakit otoimun memiliki rambut beruban. Inflamasi mematikan sel-sel melanosit," kata Friedman.
Singkatnya, rambut mungkin secara alami mulai beruban sekitar usia 30 dan 40-an bergantung DNA. Dan jika kita terus menerus mengalami stres, peradangan akan mempercepat transformasi rambut menjadi abu-abu.

Kanker

 
Kebahagiaan seorang wanita karena mengandung dan melahirkan buah hati yang sehat harus dibayar dengan diagnosis dokter yang menyebutkan ia mengidap kanker.

Delapan minggu pasca melahirkan putranya, Lewis (kini berusia 21 bulan), Deborah Nabbs (36) asal Wolverhampton Inggris, didiagnosis memiliki kanker pada sisa plasenta yang tertinggal diperutnya.

Ibu tiga anak ini mulai mengalami perdarahan hebat dua bulan setelah melahirkan. Nabbs ternyata memiliki penyumbatan karena adanya gumpalan darah sampai “seukuran telur paskah” dan harus segera menjalani operasi untuk mengangkat sisa-sisa plasentanya.

Selama operasi, dokter menemukan dia memiliki koriokarsinoma, yang sangat langka, yang berhubungan dengan kehamilan. Kondisi itu terjadi karena sel-sel dalam plasenta berubah menjadi kanker.  Kanker itu juga telah menyebar ke paru-parunya.

“Setelah melahirkan Lewis, Saya sangat terkejut didiagnosa kanker yang berkaitan dengan kehamilan yang sangat langka. Itu merupakan mimpi terburuk bagi setiap ibu,” katanya.

Awalnya dokter mengira Lewis juga menderita kanker karena kanker itu terhubung ke plasenta. Tetapi untungnya dia baik-baik saja.

Meski takut, tetapi Nabbs bertekad mengalahkan kankernya demi ketiga buah hatinya.

Selama 18 bulan terakhir dia telah menjalani perawatan yang melelahkan, termasuk dua operasi dan kemoterapi intensif sampai harus kehilangan rambutnya.

Perjuangannya itu tidak sia-sia karena sekarang ibu rumah tangga ini akhirnya dinyatakan bebas kanker.

Kanker langka

Koriokarsinoma sangatlah langka, dengan kurang dari 20 kasus per tahun di Inggris, menurut Cancer Research. Biasanya ditemukan pada wanita berusia di atas 40 tahun.

Perubahan sel-sel menjadi kanker tersebut terjadi sejak kehamilan. Kanker bisa berkembang sebulan atau setahun setelah seorang wanita hamil.

Kanker ini bisa sulit untuk didiagnosa dan mudah menyebar. Tetapi, responnya terhadap kemoterapi sangat baik. Angka kesembuhannya mencapai 90 persen.

Gejala koriokarsinoma antara lain perdarahan terus menerus setelah kehamilan mola (kehamilan yang gagal karena janin atau plasenta tidak terbentuk), keguguran, aborsi, atau hamil di luar rahim. Selain itu pasien juga akan mengalami nyeri perut hebat

terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat

Kecelakaan di Rumah

 
Kecelakaan bisa terjadi kapan pun dan di mana pun, termasuk ketika sedang berada di rumah. Misalnya saja terpeleset di kamar mandi, teriris pisau hingga mengalami pendarahan, atau terkena luka bakar.

Head of Emergency Department dari Siloam Hospitals Kebun Jeruk, dr Wahyuni Dian Purwati memberi tips dan saran jika kecelakaan menimpa kita saat sendiri di rumah.

Jika terjadi kecelakaan di rumah dan mengalami pendarahan, terutama saat kita masih sadar, hentikan pendarahan tersebut. Gunakan handuk atau sejenisnya yang bisa menyumbat dan menghentikan pendarahan.

“Gunakan handuk, tekan pendarahan, dan jangan dibuka-buka. Secara otomatis pembuluh darah dan sel-selnya akan berusaha menghentikan pendarahannya sendiri. Jika dibuka lagi, lukanya akan lepas lagi, ” ujarnya.

Selanjutnya jika mengalami jatuh di kamar mandi dia berkata jangan memaksa tubuh untuk berdiri. Ini kebiasaan orang yang menurutnya salah. “Jika tubuh tidak bisa bangun jangan dipaksakan. Jika ada handphone, telepon orang terdekat atau telepon ambulans,” kata Wahyuni.

Kasus lain adalah ketika mengalami luka bakar, baik itu yang berasal dari listrik, air panas, cairan kimia, atau api. Banyak orang melakukan pengobatan yang salah dengan cara mengoleskan mentega, pasta gigi, dan menyiram air es ke luka tersebut.

“Basuhlah luka tersebut dengan air biasa dan mengalir untuk menghilangkan panas. Kemudian ketika sudah hilang, oleskan bioplasenton jika punya. Selanjutnya bawa ke UGD jika lukanya cukup parah,” katanya.

Hal terakhir yang paling penting menurutnya jangan pernah sednirian di rumah. Hal ini untuk mengantisipasi jika kecelakaan menimpa kita sehingga kita cepat mendapat pertolongan. “Sebisa mungkin jangan sendirian di rumah,” ujarnya.


Terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat

Gigi Sehat

 
Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) kolaborasi antara Unilever melalui brand Pepsodent dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) kembali hadir untuk keenam kalinya di tahun 2015 ini.
Tujuan utamanya adalah untuk mengedukasi serta membiasakan masyarakat Indonesia merawat  kesehatan gigi serta memeriksakan diri ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali.
Untuk tahun ini, dari 25 PDGI cabang dan 20 Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) yang tersebar di 14 kota di seluruh Indonesia ditargetkan dapat menjangkau 1000 orang di setiap FKG, salah satunya fakultas Kedokteran Gigi Universitas Maranatha, Bandung.
Menurut drg. Winny Suwindere, MS., dekan Fakultas Kedokteran Gigi universitas Kristen Maranatha, hingga tahun ini FKG Universitas Maranatha sudah memiliki 9 Sekolah Dasar binaan. Ini sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan misi dari Kemenkes RI, anak Indonesia bebas karies pada 2030.
“Program ini memang sangat berperan dalam menurunkan indeks kerusakan gigi pada anak, sebagai upaya preventif. Karena, dari hasil penelitian kami pada kesembilan SD tersebut, presentasi karies mencapai 93,8%, itu artinya dari 100 anak hanya 5 anak yang bebas karies,”ujarnya dalam acara BKGN di FKG Universitas Maranatha yang berlangsung tanggal 19-21 November 2015.
Salah satu program BKGN yang dilakukan di sembilan SD binaan adalah pemilihan dokter gigi kecil untuk menjadi perwakilan setiap sekolah. Para dokter gigi kecil ini, diajarkan tentang dasar-dasar kesehatan gigi, yang nantinya bisa dilanjutkan untuk disampaikan kepada teman-temannya di sekolah dan di lingkungan sekitarnya.
Drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc, Head of Professional Relationship Oral Care PT. Unilever Indonesia Tbk., menjelaskan bahwa para dokter gigi kecil diberi lembar balik untuk mengetahui anatomi gigi, proses gigi berlubang, makanan dan minuman apa saja yang baik untuk kesehatan gigi, anjuran ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali, serta bagaimana menyikat gigi yang benar sesuai dengan anatomi gigi.
“Selain itu, para dokter gigi kecil ini juga harus berjanji untuk menyikat gigi dua kali sehari, yaitu pagi setelah makan dan malam sebelum tidur, serta mereka harus mengajak orangtuanya untuk ikut melakukan hal yang sama. Kami percaya bahwa anak-anak bisa menjadi agen perubahan,” ujar drg. Ratu.
Drg. Ratu mengakui, lima tahun penyelenggaraan BKGN sendiri telah berhasil menjangkau dan mengedukasi 155.451 orang yang tersebar di wilayah Indonesia.

Diharapkan dengan komitmen bersama, akan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang mendapatkan perawatan kesehatan gigi gratis dan teredukasi tentang cara merawat kesehatan gigi dan mulut yang benar.


Terimaksih atas kunjungannya semoga bermanfaat

Pelindung Anak

 
Bertepatan dengan Hari Anak Sedunia pada 20 November 2015, UNICEF Indonesia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi pelindung anak dengan mendaftarkan diri Kampanye Pelindung Anak ini menegaskan bahwa semua anak adalah anak kita.
Para pelindung anak diharapkan akan lebih peka terhadap jenis kekerasan pada anak. Pelindung anak pun bisa melaporkan jika mengetahui ada kasus kekerasan anak di sekitarnya melalui situs tersebut.
 “Kekerasan terhadap anak adalah krisis senyap di Indonesia dan hanya akan berhenti jika kita semua, orang tua, guru, pemuka masyarakat, pemerintah, bekerja sama untuk melindungi semua anak, seperti anak sendiri,”ujar Kepala Perwakilan UNICEF di Indonesia Gunilla Olsson di Jakarta, Jumat (20/11/2015).
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembisa mengatakan, pemerintah memang tak bisa sendirian sehingga perlu kerja sama semua pihak untuk melindungi jutaan anak Indonesia.

“Masyarakat harus peka terhadap kasus kekerasan dan penelantaran anak. Kalau cepat direspon masyarakat dan disebarluaskan media, bisa membantu pemerintah menangani ini,”kata Yohana.
Kasus kekerasan pada anak di Indonesia sangat memprihatinkan. Berdasarkan data UNICEF, sebanyak 40 persen anak berusia 13-15 tahun pernah diserang secara fisik, sedikitnya satu kali dalam setahun dan 50 persen anak melaporkan pernah mengalami bully di sekolah..

Kemudian, sebanyak 26 persen melaporkan pernah mendapat hukuman fisik dari orang tua atau pengasuh di rumah mereka sendiri.
Gunilla mengungkapkan, anak yang menjadi korban kekerasan fisik, seksual, dan emosional akan mendapat dampak jangka panjang, baik pada fisik maupun psikologis.

Jika tidak didampingi terus menerus, anak korban kekerasan bisa menjadi pelaku kekerasan saat mereka dewasa. Memutus mata rantai kekerasan pada anak ini pun butuh kepedulian banyak pihak.

terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat.

Kementrian Kesehatan

 
Kementerian Kesehatan akan mengevaluasi program internsip dokter Indonesia dan dokter pegawai tidak tetap atau PTT. Evaluasi menyangkut anggaran program, teknis pembimbingan dokter internsip, termasuk kelanjutan program dokter PTT.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo pada temu media di Jakarta, Jumat (20/11).

"Gaji dokter PTT dan bantuan biaya hidup dokter internsip akan kami evaluasi. Selain itu, Kementerian Kesehatan tidak akan menambah dokter PTT dulu karena sudah ada tim Nusantara Sehat yang bertugas di daerah terpencil. Apalagi setiap perekrutan kurang dari 1.000 dokter yang mendaftar. Padahal, dulu dokter yang mendaftar bisa sampai 2.000 orang," ujar Untung.

Dari sisi anggaran, saat ini Kementerian Kesehatan berupaya agar bantuan hidup bagi dokter internsip (pemahiran) tahun depan naik menjadi Rp 3 juta-Rp 4 juta dari Rp 2,5 juta per bulan sekarang.

Tahun lalu bantuan hidup Rp 1,2 juta per bulan. Dokter peserta pemahiran juga berhak atas jasa medis di rumah sakit, dan umumnya mendapat insentif tambahan dari daerah.

Adapun gaji dokter PTT sudah pasti naik. Gaji dokter PTT yang ditempatkan di daerah terpencil naik dari sekitar Rp 2 juta menjadi Rp 2,9 juta. Insentifnya pun naik jadi Rp 8,5 juta. Adapun insentif dokter PTT di daerah sangat terpencil naik dari Rp 7 juta menjadi Rp 11,1 juta.

Hal lain yang akan diperbaiki adalah dokter pendamping. Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan diajak untuk lebih berperan. Fakultas-fakultas kedokteran akan didorong untuk membina para dokter pendamping dalam program internsip sehingga lebih efektif dalam mendampingi peserta pemahiran.

"Sementara itu, laman pendaftaran dokter internsip yang kadang dilaporkan macet juga akan kami evaluasi," kata Untung.

Program berbeda

Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kementerian Kesehatan Usman Sumantri menambahkan, program internsip dokter Indonesia dengan dokter PTT berbeda. Masyarakat termasuk media sering kali menyamakan keduanya.

Program internsip merupakan program pemahiran dan pemandirian untuk memantapkan mutu profesi dokter umum yang baru lulus serta untuk mendapatkan surat tanda registrasi (STR). Program internsip bersifat wajib karena bagian dari proses pendidikan dokter.

Program internsip adalah konsekuensi dari kurikulum kedokteran berbasis kompetensi yang diamanatkan Undang-Undang Pendidikan Kedokteran Nomor 20 Tahun 2013. Di bawah supervisi dokter pendamping yang merupakan dokter setempat, dokter peserta pemahiran menjalani program internsip selama 12 bulan. Rinciannya 8 bulan di RS daerah dan 4 bulan di puskesmas.

"Tak seperti dokter pegawai tidak tetap (PTT) atau tim Nusantara Sehat yang ditempatkan di puskesmas terpencil, peserta pemahiran ditempatkan di rumah sakit kabupaten dan puskesmas dekat rumah sakit," ujarnya.

Adapun dokter PTT adalah dokter yang sudah lulus program pemahiran dan telah memiliki STR. Program ini bersifat sukarela. Keberadaan dokter PTT berfungsi menutupi kebutuhan tenaga kesehatan di daerah terpencil.

Terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat

Pengobatan

 

Kebanyakan pasien yang datang berobat ke psikiater biasanya mengkhawatirkan akan adanya ketergantungan obat yang diberikan. Pada kasus yang sering dialami dalam praktek sehari-hari saja banyak pasien yang bertanya apakah obat yang akan diberikan menimbulkan efek samping terhadap tubuh dan menimbulkan ketergantungan. Walaupun sudah sering dibahas, tidak ada salahnya kita menyegarkan kembali ingatan kita akan informasi terkait pengobatan psikiater ini.

Saat ditanya berapa lama pengobatan, biasanya untuk kasus depresi dan cemas saya mengatakan bahwa biasanya akan berlangsung antara kurang lebih 6 bulan. Pada kasus-kasus yang baru dan respon pengobatannya cepat maka pasien bisa mengalami perbaikan pada minggu-minggu awal sehingga 3 bulan dianggap cukup stabil dan bisa melepaskan pengobatan.

Kasus yang sudah lebih lama dan yang ditambah dengan masalah keterkaitan dengan pernahnya menggunakan narkotika, bisa memakan waktu pengobatan sampai 6-12 bulan.

Pasien bertanya mengapa ketika gejala membaik obat tidak langsung dihentikan saja? Masalah penyakit jiwa memang berbeda dengan penyakit infeksi biasa yang diakibatkan karena bakteri. Infeksi pencernaan seperti typus bisa sembuh dalam waktu 2 minggu dengan pengobatan antibiotik yang adekuat.

Sayangnya tidak demikian pada masalah penyakit jiwa. Pengobatan disarankan dilanjutkan selama mungkin sejak pasien mengalami perbaikan dalam artian lepasnya gejala. Pada beberapa kasus lain bahkan ada yang disarankan minum obat seumur hidup. Hal ini disarankan dalam berbagai penelitian tentang terapi psikiater dan juga berkaitan dengan fungsi otak yang terlibat dalam proses gangguan kejiwaan.

Sering kali hambatan dalam terapi psikiatri adalah pasien merasa menakutkan kalau sampai harus makan obat dalam jangka waktu yang lama. Kekhawatiran merusak organ lain atau menimbulkan efek tidak baik ke depan adalah hal yang menjadi perhatian pasien. Di lain pihak banyak pihak-pihak di dekat pasien yang sering menjadi penasehat bahwa makan obat lama itu tidak baik untuk kesehatan. Sayangnya mereka juga tidak punya alternatif lain untuk kesembuhan pasien.

Apakah saya perlu makan obat?

Pasien sering bertanya apakah ada alternatif selain obat untuk mengatasi masalahnya. Berbagai rupa masalah kejiwaan tentunya memiliki berbagai alternatif terapi juga. Namun demikian di era kemajuan teknologi medis termasuk di dalamnya terapi obat, maka terapi dengan obat adalah salah satu yang diharapkan mempercepat perbaikan pasien. Ada pula gangguan kejiwaan seperti gangguan bipolar dan skizofrenia yang hampir pasti harus dibantu dengan pengobatan agar bisa terkendali.

Psikoterapi sebagai suatu jenis terapi yang paling disarankan untuk mendampingi pengobatan psikiater dengan obat juga bisa dilakukan, sayangnya pengertian banyak pasien tentang terapi ini sangat minim. Apalagi ditambah dengan harapan sekali terapi langsung semua beres.

Psikoterapi membutuhkan waktu. Sesi psikoterapi yang biasanya tidak hanya sekali dan setiap minggu dilakukan sering kali tidak bisa dipenuhi pasien. Belum lagi bahwa sebenarnya psikoterapi membutuhkan keaktifan pasien dalam berpartisipasi dalam terapi.Sayangnya juga hal ini tidak sering dilakukan pasien.

Pengaruh kepribadian dasar

Pasien gangguan cemas biasanya tidak serta merta datang cemasnya tanpa didahului suatu pemicu. Kepribadian orang tersebut juga biasanya memang sudah lebih cemas daripada kebanyakan orang.

Pada praktek sehari-hari banyak kita temukan bahwa pasien dengan gangguan kecemasan lebih sering terjadi pada pasien yang latar belakangnya memang pencemas. Mereka orang yang perfeksionis, konsisten dan punya kemauan kuat. Tipikal orang yang sebenarnya bisa sukses dalam bekerja atau berusaha. Sayangnya sering kali jika terus demikian tanpa mampu melakukan upaya adaptasi atau proses pengeluaran yang baik akan menjadi masalah ke diri orang tersebut.

Semoga apa yang disampaikan pada kesempatan kali ini bisa bermanfaat. Jangan takut dan khawatir berobat ke psikiater. Jika memang perlu obat maka obat akan sangat membantu perbaikan pasien gangguan kejiwaan.

Terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat

Keteganggan di bahu dan di pinggang

 
Pekerja kantoran mungkin sering mengalami ketegangan di bahu dan pinggang. Rasa tegang di kedua bagian tubuh itu hilang setelah dipijat namun lagi-lagi muncul. Bisa jadi ketegangan itu merupakan manifestasi dari stres berkepanjangan.

"Jenis ketegangan di bahu dan pinggang seperti itu dalam dunia medis disebut Tension Myositis Syndrome (TMS)," ujar ahli foto dan terapi aura Tom Suhalim. TMS menyebabkan gejala sakit fisik yang tak disebabkan oleh ketidaknormalan struktur atau sebab patologis lain. Gejala-gejala ketegangan itu disebabkan oleh stres psikologis.

Saat foto aura, Tom cukup sering mendapati orang dengan gejala TMS. "Emosinya terlihat tidak stabil saat foto aura. Gejalanya mirip kelainan bipolar, kebetulan pula menurut google trend Indonesia 2014, bipolar adalah adalah topik terbanyak kedua yang dicari masyarakat," ujar pria yang juga menguasai feng shui ini.

Selain badan terasa tegang dan tak enak, TMS pun menyebabkan pasokan oksigen di kepala berkurang. "Dampaknya, fokus dan konsentrasi pun jadi berkurang," tuturnya.

Kondisi stres makin parah karena penderitanya minum minuman bersoda, mengonsumsi makanan siap saji, main gadget sepanjang waktu dan mendengarkan musik lewat headset. "Kebiasaan tak baik ini menyebabkan keasaman tubuh makin naik sehingga kondisi stres jadi makin parah," kata pria yang menguasai ilmu teknologi informasi ini.

Gejala stres sebenarnya tak terlalu sulit dideteksi. "Ketika kita sering mengecek suatu keadaan berulang kali, cuci tangan berulang kali, pikiran terjebak ke satu hal terus menerus, kepribadian kaku dan bersikap berangasan adalah tanda-tanda diri kita sedang kena stres," tuturnya.

Agar tak kena stres, Tom menyarankan agar kita menyadari sedang kena stres. "Berusahalah menerima hal-hal yang tak bisa kita ubah," sarannya.

Terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat

Perokok

 
sebuah analisa ilmiah yang dimuat dalam jurnal Lancet Psychiatry mengungkapkan, bahwa perokok berisiko tiga kali lebih tinggi terkena psikosis (gangguan mental hilang kontak dengan realitas seperti skizoprenia dan gangguan bipolar) jika dibandingkan dengan bukan perokok. Analisa ini didapat setelah para ilmuwan dari King's College London meneliti 61 observasi yang melibatkan 15.000 perokok dan 273.000 bukan perokok.


Hasil analisa menunjukkan bahwa 57% orang yang mengalami episode pertama psikosis adalah perokok. Gangguan psikotik   juga ditemukan berkembang sekitar satu tahun sebelum gejala benar-benar terlihat pada mereka yang merokok setiap hari (perokok berat). Ini ibarat penyakit fisik dengan masa inkubasi kuman satu tahun sebelum penyakitnya benar-benar muncul.

Studi ini melengkapi temuan sebelumnya oleh Washington University School of Medicine di St Louis, yang menemukan, bahwa orang dengan penyakit mental berat seperti skizofrenia atau gangguan bipolar memiliki risiko lebih tinggi untuk menyalahgunakan zat yang membahayakan kesehatan seperti rokok, alkohol, dan ganja.  Pasalnya, benda-benda tersebut oleh para pengidapnya  dianggap dapat melawan rasa tidak enak akibat efek samping obat dan rasa gelisah yang memang biasa timbul pada penderita gangguan kejiwaan.

Mengenai analisa yang menyebutkan bahwa rokok dapat meningkatkan risiko gangguan mental, Robin Murray, profesor di Institute of Psychiatry, Psychology & Neuroscience King's College London mengatakan,"Rokok dan psikosis ibarat lingkaran setan. Merokok dapat memicu kondisi gangguan psikotik, pengidap gangguan psikotik cenderung jadi perokok.


Masih diperlukan studi jangka panjang untuk menyelidiki hubungan langsung antara merokok setiap hari, merokok sporadis, ketergantungan nikotin dan pengembangan risiko gangguan psikotik. Namun, sinyal bahwa kebiasaan merokok ternyata lebih berbahaya dari yang kita ketahui selama ini seharusnya menjadi pendorong bagi  pemerintah dan segenap anggota masyarakat untuk terus mengampanyekan gaya hidup sehat yang jauh dari rokok." (Lily Turangan)
 Terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat.

Gangguan Jiwa

 
Sama halnya dengan penyakit fisik,  penyakit kejiwaan juga membutuhkan deteksi dini agar proses penyembuhan lebih baiik. Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Suryo Dharmono mengungkapkan, gangguan jiwa misalnya, bisa muncul sejak usia anak-anak dan remaja.
"Bisa dikatakan sebagian besar gangguan jiwa yang muncul pada dewasa itu bisa onsetnya (gejalanya) dimulai pada usia remaja," kata Suryo di sela-sela acara Pekan Proyeksi Jiwa di Universitas Atma Jaya, Jakarta, Senin (6/10/2015).
Salah satu contohnya yaitu gangguan bipolar. Menurut Suryo sekitar 20-30 persen gangguan bipolar muncul pada usia 13-15 tahun. Namun, sering kali baru diketahui ketika dewasa.
Menurut Suryo, orangtua maupun guru di sekolah harus peka dengan perubahan yang terjadi tiba-tiba pada anak. Misalnya, anak sangat pendiam, sangat nakal atau tiba-tiba menarik diri dari lingkungan, atau nilai di sekolah tiba-turun drastis.
"Perubahan perilaku ini jangan selalu dikaitkan dengan jangan-jangan anak pakai narkoba. Tapi, ini adalah indikasi awal," jelas Suryo.
Namun, bukan berarti setiap perubahan perilaku pada anak merupakan gangguan kejiwaan. Ketika ada perubahan perilaku itu, guru bimbingan konseling atau psikolog sekolah bisa melakukan pendekatan. Jika butuh penanganan selanjutnya, bisa dirujuk ke psikiater anak. Suryo menegaskan, jika anak didiagnosis gangguan jiwa, lantas jangan muncul stigma dari lingkungan sekitar.
"Itu bisa dikenali lebih dini, sehingga bisa ditangani dengan benar. Bukan dikenali, dia malah dapat stigma. Repotnya sekarang kan begitu," kata Suryo. Jika terdeteksi sejak dini, maka proses penyembuhan akan lebih baik. Anak-anak maupun remaja bisa melanjutkan hidupnya lebih baik lagi.

terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat.

Tipe Obesitas

 

Lemak ternyata mirip dengan bisnis properti: semuanya tentang lokasi. Beda sebaran lemaknya, beda pula tipe obesitasnya. Dengan mengetahui tipe obesitas, kita sebenarnya juga bisa mengetahui risiko penyakit dan jenis olahraga yang tepat.

Seseorang dapat dinyatakan obesitas dengan cara menghitung indeks massa tubuh. Indeks massa tubuh (IMT) adalah perhitungan yang menggunakan indikator berat badan per tinggi badan (dalam meter kuadrat). Meskipun IMT tidak dapat memperlihatkan persebaran persen lemak tubuh secara sepenuhnya, perhitungan ini dapat menjadi pemantau status gizi secara sederhana dan mudah.

Seseorang dikatakan obesitas jika memiliki IMT lebih dari 25. Ukuran normal jika berada direntang 18,5 sampai 22,9.Sebagai catatan, IMT  tidak berlaku bagi para atlet dan kurang sensitif untuk orang usia lanjut.

Di Indonesia, gizi lebih atau obesitas menunjukkan data yang cukup mencengangkan. Menurut Riskesdas 2013, angka kejadian obesitas pada laki-laki mengalami peningkatan daripada tahun sebelumnya. Begitu pula yang terjadi pada perempuan dewasa. Peningkatan kejadian obesitas pada perempuan bahkan naik sekitar 18 persen.

Padahal seseorang yang mengalami obesitas akan mengalami beberapa risiko penyakit lain diantaranya hipertensi, dislipidemia, diabetes sampai penyakit jantung.

Ada beberapa bentuk obesitas yang dialami seseorang. Berdasarkan distribusi lemak dalam tubuh ada dua kelompok obesitas, yaitu :

1. Tipe android (buah apel)

Pada tipe ini penumpukkan lemak terjadi pada bagian tubuh atas seperti dada, pundak, leher dan muka. Dikatakan tipe android karena pada obesitas ini tubuh akan menyerupai bentuk dari buah apel. Kondisi ini biasanya terjadi pada pria dan atau wanita yang sudah menopause. 

Tipe android memiliki potensi risiko lebih tinggi terhadap penyakit yang berhubungan dengan metabolisme lemak dan glukosa (jantung, diabetes, stroke, hipertensi) karena timbunan lemak yang terjadi merupakan lemak jenuh. Meskipun begitu, pada obesitas tipe android akan lebih mudah untuk menurunkan berat badan. Penurunan berat badan untuk tipe obesitas ini dapat terlihat dengan mengikuti olahraga yang tepat dan diet yang benar.
  
2. Tipe Ginoid (buah pir)

Berbeda dari tipe sebelumnya, pada obesitas ini umum diderita oleh wanita. Penumpukan lemak terjadi pada bagian bawah sekitar perut, pinggul, paha dan pantat. Karena lemak yang menumpuk adalah lemak tak jenuh, tipe obesitas ini relatif lebih aman dibanding tipe sebelumnya. Namun pada tipe ini lemak sulit dibakar, sehingga untuk menurunkan berat badan akan lebih sulit.

terimakasih telah mengunjungi blog saya. semoga bermanfaat

Kebiasaan Tubuh Cepat Lelah

 
Olahraga rutin di gym, makan siang sehat dengan menghindari fast food, serta mengurangi asupan gula, tentu akan membuat tubuh lebih sehat dan panjang umur kan? Jawabannya, belum tentu.
Pasalnya,hidup sehat sebenarnya bukan hanya berolahraga dan mengnsumsi makanan sehat. Dibutuhkan lebih dari itu untuk hidup sehat. Aktivitas kehidupan yang Anda jalani sehari-hari juga memilki efek besar pada kesehatan Anda. Berikut ini beberapa hal yang sering Anda lakukan, tapi tanpa sadar akan membuat tubuh Anda lebih cepat tua.


1. Kurang mengonsumsi makanan pedas
Peneliti China melacak kebiasaan makan lebih dari 3 juta orang selama tujuh tahun dan menemukan, bahwa mereka yang makan pedas 6-7 hari seminggu memiliki risiko kematian 14% lebih rendah  dibandingkan dengan mereka yang hanya makan makanan pedas kurang dari sekali seminggu. Menurut studi yang dipublikasikan dalam British Medical  Journal, capsaicin dalam cabailah yang berperan besar dalam hal ini. Capsaicin sudah dikenal dengan berbagai manfaatnya, mulai sebagai anti obesitas, antioksidan, anti inflamasi, anti kanker, serta anti hipertensi.


2. 
Sering menghabiskan waktu sendiri
Ada kalanya kesendirian memang dibutuhkan untukmenjaga kesehatan jiwa Anda. Tapi, bukan berarti Anda harus terus menerus sendiri dan membatasi pertemanan. Lebih buruk lagi, jika Anda lebih dekat dengan gadget ketimbang dengan manusia sebenarnya. Sebuah tinjauan yang baru-baru ini diterbitkan di jurnal Perspectives on Psychological Science menemukan, bahwa orang-orang yang kemampuan bersosialisasinya tidak baik berisiko mengalami kematian dini.

Dengan menganalisis data dari 70 studi yang berbeda, para ilmuwan menyimpulkan bahwa kesepian meningkatkan risiko kematian dini sebesar 26%, sementara hidup sendiri meningkatkan risiko kematian dini hingga 32%. Bahkan yang lebih menakutkan: peneliti menemukan bahwa risiko dari isolasi sosial dan kesepian sebanding dengan obesitas berat.



3. Terlalu banyak duduk ketimbang berdiri
Duduk di tempat kerja memang tak bisa dihindari. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine, waktu menetap (waktu yang dihabiskan duduk sambil menonton TV, bekerja, dll) berkaitan dengan risiko yang lebih besar untuk semua jenis kematian, mulai dari peningkatan risiko penyakit kardiovaskular diabetes tipe 2 .

Studi lain dari jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention, menemukan bahwa waktu luang yang dihabiskan dengan duduk-duduk berkaitan dengan risiko dari semua kanker-namun secara khusus kanker payudara invasif, dan kanker ovarium pada wanita, bukan pria.


4. 
Perjalanan Anda melelahkan
Kalau ada hal yang lebih buruk dari duduk di kantor sepanjang hari adalah duduk dalam perjalanan dari rumah ke kantor dan dari kantor ke rumah. Perjalanan yang panjang dengan kemcetan lalu lintas, tak hanya melelahkan secara fisik tapi juga psikis. Penelitian yang dilakukan di Texas-Dallas-Forth Worth dengan wilayah khusus, karena peringkatnya sebagai salah satu kota paling padat di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa kemacetan panjang dapat langsung berhubungan dengan penurunan aktivitas fisik dan tekanan darah tinggi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine, menunjukkan komuter  dengan jarak lebih dari 15 mil berkaitan dengan tingginya BMI dan melebarnya lingkar pinggang. Tingkat stres para Komuter yang tinggi karena lalu lintas yang tak bersahabat juga meningkatkan risiko kelelahan, kecemasan, depresi, dan isolasi sosial.


5. 
Tidak cukup tidur atau terlalu banyak tidur
Tidur adalah salah satu kunci utama kesehatan tubuh. Anda membutuhkan jumlah waktu yang tepat untuk tidur, jika tidak seluruh tubuh Anda akan terasa kacau. Menurut penelitian yang diublikasikan dalam jurnal Sleep, baik kurang tidur atau tidur terlalu lama dapat meningkatkan risiko kematian dini.

Para peneliti meninjau 17 penelitian yang menghubungkan durasi tidur dan kematian dan menemukan bahwa, dibandingkan dengan mereka yang tidur 7 sampai 8 jam setiap malam, orang-orang yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam memiliki 12% risiko kematian. Sementara itu, mereka yang tidur lebih lama (tidur lebih dari 9 jam per malam) risiko kematian dini meningkat hhingga 30%.

Para peneliti menyarankan, bahwa jika Anda selalu kurang tidur atau selalu tidur lebih lama, ada baiknya konsultasi pada dokter untuk mencari penyebab pola tidur Anda yang tidak sehat. Sehingga, pola tidur dapat segera dibenahi dan tubuh pun akan lebih sehat.

terimakasih atas kunjungannya semoga bermanfaat

Jam Sehat Bekerja

 
Rata-rata jam masuk kantor adalah sekitar pukul 08.00-09.00 pagi. Tetapi, menurut seorang pakar tidur dari Inggris, mulai bekerja sebelum pukul 09.00 pagi adalah "penyiksaan".

Bekerja pukul 09.00 pagi akan membuat tubuh kelelahan dan stres akibat kurang tidur. "Kurang tidur adalah sebuah penyiksaan," kata Dr Paul Kelley, pakar tidur dari Universitas Oxford.

Ia juga mengatakan, jam kerja dan jam masuk sekolah yang ideal adalah pukul 10.00 pagi agar cocok dengan jam sirkadian alami manusia.

"Para pekerja biasanya kurang tidur. Kita hidup dalam masyarakat yang kurang tidur. Kondisi ini sangat merusak sistem tubuh karena memengaruhi fisik dan emosional," katanya.

Kelly menjelaskan, tubuh kita memiliki irama sirkadian 24 jam yang waktunya tidak bisa kita ubah semaunya. Tubuh kita juga akan menyelaraskan diri dengan sinar matahari dan sinyal itu akan dikirimkan ke hipotalamus di otak.

"jantung dan liver kita memiliki pola yang berbeda, tetapi kita memaksa organ ini untuk bergeser dua atau tiga jam lebih awal. Setiap orang sebenarnya menderita," katanya.

Menurut dia, tubuh memiliki alat pacu master di otak yang diatur oleh reseptor khusus di mata yang akan berpengaruh ke seluruh tubuh.

Kekurangan tidur juga diketahui berpengaruh pada pemusatan perhatian dan memori jangka panjang. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kemarahan, kecemasan, frustrasi, perilaku impulsif, kegemukan, hipertensi, stres, dan masalah mental lainnya.

Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan pada masalah kurang tidur. Karena itu, jam masuk sekolah seharusnya tidak terlalu pagi. Anak yang kehilangan waktu tidurnya rata-rata 2 jam setiap harinya cenderung mengalami kemampuan belajar lebih rendah.

Terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat

Pasang Ring Jantung

 
Pemasangan ring atau stent merupakan salah satu cara untuk melancarkan kembali aliran darah ke otot-otot jantung. Setelah pemasangan ring, pasien bisa beraktivitas kembali seperti biasa. Namun, jangan lupa untuk menerapkan pola hidup sehat setelahnya.
Dokter Spesialis jantung dan Pembuluh Darah dari Rumah Sakit Premier Bintaro Beny Hartono mengatakan, pola hidup sehat sangat penting untuk mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah kembali.
“Jadi setelah pasang ring, minum obat teratur, olahraga, pola makan seimbang, makanan yang tinggi lemak dan Kolesterol itu dihindari,” ujar Beny saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/9/2015).
Beny menjelaskan, penyempitan atau penyumbatan di pembuluh darah bisa disebabkan oleh faktor usia, obesitas atau kelebihan berat badan, merokok, memiliki penyakit diabetes, dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Untuk itu, bagi yang obesitas, harus menurunkan berat badan. Risikonya juga meningkat jika merokok. Setelah pemasangan ring juga harus menjalani cek kesehatan jantung secara rutin.
Sementara itu, dokter Spesialis jantung dan Pembuluh Darah dari Rumah Sakit jantung Harapan Kita, Santoso Karo-karo menegaskan, melakukan pencegahan penyakit jantung dengan pola hidup sehat jauh lebih penting. Sebab, saat ini serangan jantung tak hanya terjadi pada usia di atas 60 tahun, tetapi juga usia muda.
“Sekarang semakin muda orang terkena serangan jantung. Dulu usia 60 tahun ke atas, sekarang usia 40 tahun saja sudah banyak. Itu karena gaya hidup, sering makan junk food dan merokok,” jelas Santoso.
Kebiasaan tidak sehat itu sedikit demi sedikit bisa membuat plak yang menumpuk di pembuluh darah koroner. Plak tersebut kemudian menyumbat di pembuluh darah dan terjadi penyempitan. Akibatnya, bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung. Jika tidak segera ditolong bisa menyebabkan kematian.
Selain serangan jantung, tanda yang muncul karena penyempitan pembuluh darah koroner yaitu angina atau nyeri di dada. Gejala angina antara lain dada terasa sesak, berat, dan cepat lelah saat aktivitas.


Terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat

Gingseng Merah









Ginseng merah juga dikenal sebagai akar ajaib. Pasalnya, berkhasiat membantu melawan berbagai penyakit mulai dari melawan kanker, diabetes, menjaga kesehatan kulit, meredakan kelelahan bagi penderita AIDS, melancarkan sirkulasi darah, hingga untuk detoksifikasi melalui BAB.
Meski diklaim tidak beracun dan aman dikonsumsi siapapun, sebaiknya konsumsi ginseng merah ini tidak berlebihan.
Menurut Prof. Sei-Kwan Oh,Ph.D., professor dari ilmu kedokteran molekuler di Medicine Ewha Womans University, penggunaan ginseng merah secara berlebihan dan berkepanjangan dapat menyebabkan insomnia dan hipertensi.
“Konsumsilah ginseng sesuai anjuran, yaitu cukup sekitar 100-200 mg dalam bentuk kapsul ataupun teh, tiga kali dalam seminggu di pagi hari. Jika rutin mengonsumsinya, Anda pasti akan merasakan khasiatnya, khusunya peningkatan kinerja otak,” jelas Prof. Sei-Kwan dalam acara Seminar Ginseng Korea 2015 di JW. Marriot, Jakarta (17/11).
Prof. Sei-Kwan menambahkan, konsumsi ginseng merah terus-menerus selama lebih dari tiga bulan juga tidak direkomendasikan. Sebaiknya, konsumsi ginseng dilakukan dengan siklus tertentu.

Misalnya, minum ginseng setiap hari selama dua atau tiga minggu, kemudian berhenti, beri jeda paling sedikit satu minggu. Setelah itu, bisa dilanjutkan kembali dengan siklus yang sama.
Jika sedang hamil, menyusui, menderita kelainan medis, dan sedang minum obat-obatan, hindari mengonsumsi ginseng tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Begitupun jika Anda sedang menggunakan obat aspirin, diuretika atau sedang menjalani pengobatan hipertensi dan penyakit kardiovaskular lainnya, jangan mengonsumsi ginseng merah. Karena, dapat menimbulkan konflik di dalam tubuh dengan obat-obatan yang dikonsumsi.

Sindrom Turner



Setiap orangtua tentunya ingin buah hatinya tumbuh dan berkembang secara optimal, salah satunya adalah memiliki pertumbuhan tinggi badan yang baik. Saat anak bertubuh pendek, umumnya orang akan berpendapat bahwa hal tersebut disebabkan oleh kurangnya gizi.

Jika tubuh anak perempuan Anda tidak tinggi dan berada di bawah potensi genetiknya (dihitung berdasarkan tinggi orangtua), pertumbuhannya melambat dan bahkan mengalami keterlambatan pubertas. Kondisi tersebut merupakan tanda sindrom Turner. Hampir seluruh anak perempuan yang mengalami sindrom Turner bertubuh pendek.

Sindrom Turner adalah suatu sindrom yang khusus menyerang anak perempuan. Diperkirakan bahwa 1 dari 2.000 anak perempuan di dunia menderita sindrom Turner. Anak yang mengalami sindrom Turner memerlukan cara khusus agar tumbuh kembang mereka optimal sehingga dapat beraktivitas seperti anak normal.

Di Indonesia sendiri pada tahun 2010, jumlah anak perempuan yang mengalami sindrom Turner sebanyak 59.000 orang. Diperkirakan masih banyak anak perempuan penderita sindrom Turner yang belum terdeteksi.

Lalu, bagaimana mengenali anak yang menderita sindrom Turner?
Pada tahun 1939, seorang dokter bernama Henry Turner telah menemukan gejala pada anak perempuan yang mengalami sindrom Turner, di mana anak mengalami kehilangan kromoson seks baik pada tubuhnya.


Sebanyak 95 persen penderita sindrom Turner bertubuh pendek. Tak hanya itu, tanda anak mengalami sindrom Turner adalah anak mengalami masalah infertilitas, gangguan jantung, gangguan bentuk ginjal, hipertensi, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran.


Sedangkan untuk ciri fisiknya, biasanya anak memiliki leher bersayap (leba), siku lengan yang tidak dapat diluruskan (cubitus valgus), jari-jari yang pendek, berwajah chubby, serta anggota gerak badan yang bengkak (limfedema).

Nah, jika si kecil menunjukkan tanda-tanda tersebut sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Lebih cepat ditangani, maka akan lebih baik.

Terimakasih telah mengujungi blog saya semoga bermanfaat.

Maanfaat menurunkan darah tinggi

 
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyebab utama penyakit jantung dan stroke. Untuk itu tekanan darah harus dikontrol.

Seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darahnya di atas 140/80. Karena tidak menimbulkan gejala, maka kita disarankan untuk mengukur tekanan darah paling tidak setahun sekali.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh The National Institute of Health diketahui orang yang rutin minum obat bisa menurunkan tekanan darah sistolik (bacaan atas) menjadi 120 mm Hg atau 20 mmHg lebih rendah dari target.

Penelitian itu dilakukan pada 9.300 orang yang berusia di atas 50 tahun. Mereka yang tekanan darahnya berhasil turun, lebih sedikit mengalami serangan jantung, gagal jantung, dan stroke. Risiko kematiannya juga berkurang sampai seperempat.

Meski ada banyak jenis obat untuk menurunkan hipertensi, tapi para ahli tetap merekomendasikan pentingnya perubahan pola hidup.

"Perubahan gaya hidup adalah lini pertama melawan hipertensi," kata Rhian Touyz, profesor dari Institute of Cardiovascular and Medical Science di Universitas Glasgow.

Ia menambahkan, penyebab terbesar tekanan darah tinggi adalah konsumsi garam. Bukan hanya garam yang ditambahkan dalam makanan, tapi makanan kemasan dan minuman energi juga mengandung garam tinggi tapi sering tidak disadari.

Selama 50 tahun, para ahli telah mengetahui bahwa orang yang membatasi asupan garam (di bawah 2 gram perhari) terbebas dari penyakit hipertensi.

"Mengurangi asupan garam adalah salah satu dari perubahan gaya hidup yang direkomendasikan. Yang lainnya adalah olahraga 30-40 menit setiap hari, banyak mengasup sayur dan buah, serta tidak mengonsumsi alkohol," katanya.

Konsumsi sayuran hijau sangat dianjurkan karena mengandung nitrat. Zat tersebut akan diubah menjadi nitric oksida dalam tubuh, yang merupakan pelebar pembuluh darah alami dan menurunkan tekanan darah.

Terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat. 

Cara Menghilangkan Mendengkur atau Ngorok

 
Suara keras yang ditimbulkan saat mendengkur tentu akan mengganggu orang yang tidur bersama dalam satu ruangan. Bahkan, ada pasangan yang terpaksa tidur pisah kamar gara-gara tak mau terganggu suara "ngorok". Namun, jangan khawatir, kebiasaan mendengkur bisa dihilangkan.

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Khairan Irmansyah mengatakan, mendengkur dapat diatasi dengan mengetahui penyebab terjadinya dengkuran terlebih dahulu.

"Kalau penyebabnya kegemukan, dia harus diet, mulai hidup sehat dengan melakukan aktivitas fisik," ujar Khairan saat ditemui di Rumah Sakit Omni, Alam Sutera, Tangerang Selatan, Jumat (13/11/2014).

Khairan menjelaskan, kegemukan atau obesitas dapat membuat timbunan lemak lebih banyak sehingga jalan napas tidak terbuka dengan benar. Gaya hidup tidak sehat, seperti kebiasaan merokok dan minum alkohol juga bisa memicu dengkuran saat tidur.

Jika mendengkur bukan karena kegemukan, bisa saja karena ada sumbatan di jalur napas antara telinga, hidung, dan tenggorokan.

Khairan mengatakan, kasus yang sering ditemui antara lain ada amandel dan bagian yang bengkok di hidung sehingga menyumbat jalur napas.

"(Solusinya) bisa dengan operasi atau menggunakan alat yang dilekatkan antara hidung dan mulut. Alat itu akan memberikan tekanan positif yang diharap akan membuka jalan napas," paparnya.

Selain itu, menjaga pola tidur teratur juga bisa menghentikan kebiasaan mendengkur atau yang dikenal dengan mengorok.

Khiran menambahkan, posisi tidur miring juga lebih baik dibanding telentang pada orang yang suka mendengkur. "Kalau tidurnya miring, lidah enggak akan jatuh ke belakang. Enggak menyumbat jalan napas," jelasnya.

terimakasih. semoga bermanfaat

Bakar Kalori


Jika Anda adalah satu di antara ribuan wanita yang sedang berjuang menurunkan berat badan, berolahraga maksimal di pusat kebugaran dan menghitung setiap kalori yang masuk ke tubuh Anda, sambil dikelilingi pria-pria yang nampaknya begitu cepat mendapat bentuk tubuh ideal, Anda tidak sendiri.

Kabar yang mengatakan bahwa pria lebih mudah menurunkan berat badan adalah antara mitos dengan fakta. Perbedaan sebenarnya antara pria dan wanita dalam hal ini adalah masalah fisiologis.

Pria lebih mudah membakar kalori, karena mereka cenderung memiliki tinggi, berat dan massa otot lebih dari wanita. Anda sudah tahu bahwa massa otot adalah salah satu faktor penentu pembakaran lemak tubuh. Semakin besar massa otot Anda, semakin mudah Anda membakar lemak.

Berkenaan dengan tinggi dan berat badan pria yang lebih dari wanita, atau dengan kata lain pria cenderung lebih besar dari wanita, ini juga memengaruhi. Orang yang berbadan besar punya keuntungan tersendiri dibanding yang berbadan kecil.

"Karena pria harus 'menanggung' berat dan tinggi yang lebih banyak saat beraktivitas, mereka membutuhkan energi yang lebih banyak juga. Karena mereka membutuhkan lebih banyak energi, tubuh mereka membakar lebih banyak kalori," kata Joey Gochnour, ahli diet dan nutrisi serta pelatih kebugaran bersertifikat di Amerika Serikat.

Karena kebutuhan kalori pria lebih banyak, modifikasi pola makan dan olahraga yang mereka jalankan akan menghasilkan defisit kalori. Hasilnya, berat badan pria turun lebih cepat dari wanita yang melakukan diet dan olahraga yang sama dengan pria.

Organ tubuh yang lebih besar akan mengambil kalori lebih besar. Organ tubuh yang kecil, mengambil kalori kecil juga. Organ tubuh wanita yang lebih kecil, tidak akan membakar kalori lebih banyak dari pria yang ukurannya lebih besar. Jadi, defisit kalori wanita tidak akan sebanyak pria. Inilah yang menyebabkan penurunan berat badan wanita berjalan lebih lambat dari pria.


terimakasih atas kunjungannya. semoga bermanfaat

Makanan Organik

 
Penelitian sebelumnya sempat berpendapat kalau konsentrasi pestisida di tubuh anak-anak akan berangsur menghilang, ketika mereka beralih dari makanan konvensional menuju makanan organik.
Namun tampaknya, isi penelitian itu sudah kurang valid. Pasalnya, penelitian terbaru dari University of California, Berkeley, menunjukkan bahwa makanan organik belum tentu membuat semua anak bebas dari pestisida.
Lesliam Quirós-Alcala, asisten profesor kesehatan lingkungan di University of Maryland yang juga merupakan salah satu penulis utama studi tersebut, menjelaskan bahwa penelitian sebelumnya hanya melihat efek dari diet organik pada anak-anak yang tinggal di pinggiran kota. Sehingga ia dan timnya ingin mengetahui apakah hasil tersebut akan sama untuk populasi lain.
Para peneliti mengukur konsentrasi pestisida pada urin harian 40 anak California berusia 3-6 selama 16 hari. Anak-anak diambil dari beragam populasi, yaitu yang tinggal di perkotaan, pedesaan, hingga lingkungan pertanian.
Anak-anak diminta untuk makan makanan konvensional selama empat hari pertama dan kemudian beralih ke organik selama tujuh hari, sebelum kembali ke makanan konvensional untuk lima hari terakhir.
Para ilmuwan menemukan, anak-anak yang tinggal di daerah pertanian memiliki tingkat paparan pestisida lebih tinggi ketimbang populasi lain walaupun telah diberi makanan organik.
Anak-anak dari populasi lain pun nyatanya tak bebas 100% dari paparan pestisida. Artinya, mengonsumsi produk organik bukan satu-satunya cara untuk menghilangkan racun pestisida dalam tubuh anak.
Para peneliti menyimpulkan, makan makanan organik secara rutin hanya bagian dari solusi. Sedang solusi lain yang dianggap lebih penting ialah pastikan anak-anak Anda mengonsumsi makanan bergizi, bahkan jika Anda tidak mampu untuk membeli makanan organik sepanjang waktu.
"Semua orangtua harus memastikan bahwa anak-anak mereka menjalankan diet seimbang yang mencakup buah-buahan dan sayuran serta mengurangi makanan yang diproses. Walau Anda membeli bahan makanan organik, tetap ada kebutuhan untuk mencuci bahan makanan hingga bersih," kata Quirós-Alcala.
Tak kalah penting, orangtua juga harus menjaga rumah dari paparan pestisida seperti obat serangga. "Insektisida bisa menetap dalam ruangan dalam waktu lama dan anak-anak sangat rentan untuk terpapar racunnya,” lanjutnya.


Terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat

Racun dalam tubuh

 
Tidak sakit belum tentu sehat. Anda mungkin merasa baik-baik saja, tidak demam, pilek, dan masih bisa bekerja. Tapi, di saat yang bersamaan, Anda juga merasa kurang bergairah dan cepat merasa lelah.
Hati-hati, lesu dan lelah walau tidak sakit bisa berarti tubuh Anda menumpuk banyak racun. Jika terus dibiarkan, dapat membahayakan organ-organ penting tubuh terutama ginjal yang memang berfungsi menyaring racun dalam tubuh.
Masih tak yakin jika tubuh Anda menyimpan racun? Coba simak gejalanya berikut ini.

1. Lelah berkepanjangan
Sekalipun tidur Anda cukup, tapi sepanjang hari Anda tetap mengantuk. Ini bisa saja terjadi, karena tubuh Anda bekerja keras mengeluarkan racun yang masuk ke tubuh.
Jawaban dari rasa mengantuk berkepanjangan ini bukan kopi atau makanan manis, karena keduanya justru membuat masalah semakin buruk. Rasa mengantuk dan lelah juga bisa terjadi, karena respon tubuh terhadap hormon pengganggu yang menurunkan sistem kekebalan tubuh Anda.

2. Berat badan susah turun
Tidak pernah mudah untuk menurunkan berat badan. Jika Anda berolahraga setiap hari dan mengurangi asupan kalori dan berat badan tetap tak mau berkurang,  Anda boleh curiga ada  masalah hormonal di tubuh Anda.
Fungsi hormon alami kita, sangat dapat dipengaruhi oleh racun dalam makanan dan produk perawatan pribadi.  Anda membutuhkan detoks dan diet sehat untuk mengembalikan fungsi tubuh kembali normal.

3. Bau mulut
Anda berulang kali menyikat gigi, mengunyah permen karet, membilas mulut, dan makan permen pelega tenggorokan, namun bau tak sedap tak juga menyingkir dari mulut Anda.
 Bau mulut sering berhubungan dengan masalah pencernaan, tetapi dapat juga  berarti bahwa hati atau liver Anda sedang berjuang untuk menyingkirkan racun. Sampai Anda bisa mengatasi masalah itu dari sumbernya, Anda dan sekeliling Anda akan terus terganggu dengan bau mulut.


4. Sembelit
Usus menyingkirkan banyak racun setiap hari dari kehidupan kita. Ketika sembelit, kita menyimpan semua racun tersebut, yang akan berefek negatif untuk  tubuh kita. Selain perut tidak enak, sembelit dapat menyebabkan sakit kepala, nyeri, dan kelelahan.
Sembelit bisa terjadi jika Anda banyak mengonsumsi makanan olahan yang penuh dengan bahan kimia, pestisida, dan pengawet.


5. Sensitif terhadap aroma
Reaksi keras terhadap bau,  terutama wewangian - mungkin berarti bahwa Anda hanya sensitif terhadap bahan kimia.
Tapi, ini juga dapat berarti bahwa tubuh Anda sedang melawan racun. Terutama jika Anda menderita sakit kepala atau sakit perut hanya karena mencium suatu bau yang tadinya tidak memiliki pengaruh apapun terhadap Anda.


6. Nyeri otot
Jika Anda tidak melakukan aktivitas fisik yang lebih dari biasanya, maka sakit otot mungkin terjadi karena racun masuk jauh ke dalam otot dan persendian  Anda.
Nyeri otot karena racun biasanya terjadi secara berulang dan terus-menerus.


7. Reaksi Kulit
Jerawat, ruam, dan masalah kulit lainnya mungkin menandakan tubuh Anda sudah kelebihan racun. Jerawat, khususnya, dapat berhubungan dengan racun dalam makanan atau produk perawatan kulit.
Mata bengkak dan eksim atau psoriasis juga bisa menjadi tanda bahwa kandungan racun sudah melewati ambang batas yang dapat ditoleransi oleh tubuh Anda.


Terimakasih telah mengunjungi blog saya semoga bermanfaat
 
NATIKA All Blogger Template by Ipietoon Blogger Template